July 30, 2009

Free Notebook


AMD mengumumkan bahwa mereka telah merilis prosesor x86 mereka yang ke 500 juta ke pasaran.

Untuk merayakan tonggak bersejarah ini, yang sekaligus bertepatan dengan ulangtahun ke 40 produsen prosesor tersebut, AMD juga membagi-bagikan empat unit notebook HP terbaru yakni seri Pavilion dv2z. Tertarik?

Caranya mudah. Mulai 27 Juli mendatang, pengguna yang berminat bisa mengikuti kontes dengan menjawab pertanyaan yang akan dilontarkan AMD di halaman Twitter mereka sehubungan dengan sejarah perusahaan. Di sana, AMD akan menghadirkan pertanyaan baru setiap dua minggu sekali selama delapan minggu.

Pengguna, khususnya pengguna Twitter tinggal perlu mengikuti AMD di @AMD_Unprocessed, dan responden yang telah memenuhi persyaratan akan berhak mengikuti undian untuk mendapatkan notebook HP tersebut.

Seperti informasi yang VIVAnews kutip dari siaran pers resminya, 23 Juli 2009, empat notebook HP Pavillion dv2z itu dibagikan setiap dua minggu sekali, sehingga penggemar memiliki peluang yang cukup besar untuk memperlihatkan pengetahuannya atas perusahaan tersebut. Peraturan dan detail lebih lanjut seputar undian ini dapat disimak di alamat http://www.amd.com/40years

Tarif Internet TURUN ??

Lelang elektronik (e-Auction) Broadband Wireless Access atau dikenal dengan WiMAX baru saja usai dan kini tengah memasuki masa sanggah.

Semakin dekatnya rencana pengerjaan proyek WiMAX, membuat pemerintah haqul-yakin bahwa tarif internet bakal segera turun.

Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menegaskan hal itu, usai Konferensi Pers INAICTA 2009 di kantornya, Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat 24 Juli 2009. "Saya tak bisa memastikan turunnya berapa persen. Tapi saya yakin tarif internet bergerak turun," kata Nuh optimistis.

Keyakinan Menkominfo bahwa tarif internet turun dalam beberapa waktu mendatang, didasari dengan volume pengguna yang akan semakin massif. "Saya mengandalkan rasionalitas. Jumlah pengguna Internet lah yang paling sederhana. Itu menjadi faktor yang paling mendasar," ujarnya.

Pesatnya pertumbuhan pengguna Internet, menurut Nuh, tentu saja merangsang para penyelenggara jasa Internet berlomba-lomba untuk mengakuisisi pelanggan baru. Caranya, dengan menawarkan tarif yang terjangkau.

"Bila diperhatikan, dewasa ini, semakin banyak bermunculan pemain-pemain baru penyelenggara jasa Internet di Tanah Air. Ini mengindikasikan kompetisi semakin baik dan sehat," ujarnya.

Menurut Nuh, selain teknologi WiMAX, 3G juga bakal menjadi faktor penting yang mendorong turunnya tarif. "Kalau sudah ada 3G dan WiMax, pengguna Internet, terutama ritel, akan menjadi lebih banyak pilihan. Ada 'bis kota', ada 'sepur' (kereta api - red), silahkan pilih mana yang disuka, mana yang bisa dijangkau," kata Nuh.

"Intinya, di sisi penyelenggara, menurunkan tarif Internet didorong biaya operasional dan manajemen yang cukup rendah. Investasinya memang besar di awal, tapi management cost-nya saya kira tak akan sebesar kocek investasi," Nuh menjelaskan