October 08, 2009

Oreochromis Mosambicus

Kalau anda suka memancing di perairan alam, seperti danau dan waduk, maka pastil anda sering mendapatkan ikan ini. Namanya ikan mujair, memiliki nama latin ( Oreochromis Mosambicusikan nila yang lebih besar. ) . ikan ini memang jarang di budidayakan di kolam karena memiliki tingkat ekonomis yang rendah, meski terdapat banyak penjual ikan biasanya mereka lebih memilih untuk membeli

Ikan mujair memang tidak terlalu enak dimakan, karena ikan ini memiliki duri yang sangat banyak. Jika dijualpun harganya tidak mahal, sehingga para pemilik kolam pembenihan lebih menyukai memelihara ikan lain sebagai komoditi nya.

Di lokasi pemancingan alam seperti waduk dan danau ikan ini memang paling gampang untuk hidup. Karena sifatnya yang gampang menyesuaikan diri dengan perairan tawar, sehingga ikan ini mampu hidup bahkan de perairan yang payau. Ikan mujair termasuk ikan pemakan segala atau herbivore, makanan utamanya adalah lumut, tumbuhan air , serangga dan cacing. Ikan mujair termasuk ikan yang cukup rakus dengan makanan yang ada, sehingga dalam pemancingan ikan ini lebih mudah untuk ditangkap.

Umpan untuk memancing ikan mujair adalah lumut, pelet, laron, cacing merah. Umpan di atas merupakan umpan utama dalam pemancingan ikan mujair. Memancing dengan lumut biasanya menjadi pilihan mancing ikan ini, karena ikan yang lama di alam akan menyantap makanan yang biasa ada di sana.

Teknik memancing dengan umpan lumut agak berbeda dengan umpan lain. Kami biasanya membuat tali pancing dari benang nilon, dimana tali tersebut diberi paling tidak 3 mata pancing, dengan panjang tali yang tidak sama. Tujuannya adalah supaya pancing yang dipasang tidak sampai membelit satu dengan yang lain.

Ujung dari tali nilon ditambah perpanjangan pegangan yakni batang dari cotton bud kira – kira 3 cm saja, gunanya ketika akan mengambil lumut yang sudah direndam air pemancing tidak akan basah tangannya. Sambungan dari tali senar dan batang cotton bud di hubungkan dengan kili – kili sehingga lebih praktis saat memasang mata kail di senar.

Memancing mujair biasanya dimulai dengan teknik mengumpulkan ikan yang paling efektif yaitu melempar lumut ke lokasi pemancingan. Ikan yang sudah berkumpul akan mempermudah saat anda memancing ikan ini.

Oreochomis Niloticus

Ikan Nila Adalah Salah Satu Ikan Favorit Pemancing Ikan Nila memiliki nama latin Oreochomis Niloticus, ikan ini merupakan favorit baru untuk pemancingan di kolam air tawar. Meski memiliki daging kulit yang tidak terlalu tebal, ikan ini tetap menjadi pilihan pemancing. Terutama di kolam atau waduk dan bendungan dengan pola hidup yang sangat toleran dengan alam, ikan ini mampu berkembang biak di habitat alam yang cukup extreme, dengan keadaan air yang payau dan setengah asin sampai di perairan yang berada di pegunungan yang suhunya dingin. ikan nila merah ikan nila merah Ikan nila termasuk ikan omnivore yaitu pemakan segala, Untuk menarik ikan nila para pemancing dapat menggunakan umpan alami seperti cacing, laron atau umpan tumbuh – tumbuhan yaitu lumut. Lumut yang baik adalah lumut yang masih segar dan kalau anda susah mencari, dapat membelinya di penjual lumut di pinggir jalan. Pekerjaan ini cukup baru sebenarnya, mengingat dulu lumut tentu saja dapat dengan mudah anda cari di sawah – sawah dan pematang dengan tanpa bayar. Ikan nila memiliki beberapa varietas, yang banyak di kembang biakkan adalah Nila lokal, Nila gift, Nila nifi atau nila merah. Pada saat di budidayakan, nila dapat diberi makanan pengganti seperti pelet. Nila yang dipelihara di kolam biasanya ditujukan untuk konsumsi dan untuk melayani pesanan kolam – kolam pancing yang sekarang banyak menjamur. Untuk pemancingan jenis ikan nila yang merupakan hasil pembenihan di kolam, biasanya pemancing menggunakan umpan buatan juga sebagai selingan selain lumut sebagai umpan utama.